Menguak Bahaya Obat PCC

Overdosis PCC bisa mengakibatkan kematian

Beberapa minggu ini, publik Indonesia di ramaikan dengan berita orang-orang yang mengalami efek samping dari PCC (Parachetamol, Cafein, Carisoprodol) terhadap kondisi kesehatan hingga kejiwaan yang mengkonsumsinya. Namun apakah sebenarnya bahaya yang tersembunyi dibalik PCC ini? Tim redaksi ebookkesehatan.com mencoba merangkum informasi tersebut agar anda lebih memahami bahaya dibalik obat yang tergolong psikotropika tersebut.

PCC sebagai mana singkatan yang telah disebutkan diatas, merupakan Obat yang tergolong dalam psikotropika. Dalam satu butir PCC memang terkandung Paracetamol, Cafein dan Carisoprodol dimana masing-masing memiliki fungsi sebagai berikut :

Paracetamol

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pasti tidak asing dengan Paracetamol, ya obat ini merupakan jenis obat painkiller atau penghilang rasa sakit yang sering diberikan oleh dokter untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, demam, flu dan sakit-sakit lain yang menyebabkan tubuh terasa ngilu.

parasetamol

Karena paracetamol merupakan obat yang sering kita temukan diberbagai macam label obat, maka tentu tidak mengetuk kecurigaan sama sekali bahwa mengkonsumsi paracetamol berlebih bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya, seperti :

  • Halusinasi
  • Kehilangan Keseimbangan
  • Gagal fungsi organ tubuh, dan sebagainya.

Idealnya pemberian Paracetamol menurut anjuran Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Profesi Apoteker Seluruh Indonesia, untuk dewasa adalah satu tablet 500mg untuk rentang waktu 6 jam.

Cafein

Cafein adalah semacam stimulan untuk syaraf, dimana ketika senyawa ini bereaksi dalam tubuh bisa memberikan efek fokus atau setiap syaraf dalam tubuh kita bisa bekerja secara maksimal dengan meningkatkan adrenalin dari jantung ke seluruh tubuh melalui sirkulasi darah. Senyawa Cafein bisa ditemukan dalam Kopi dan teh, itulah sebabnya ketika anda mengkonsumsi kopi, anda cenderung tidak mengantuk. Setiap syaraf yang ada dimata akan diberikan stimulan oleh kafein ini.

Namun pemberian stimulan ini memacu kerja jantung dan produksi asam dalam tubuh, pernah anda merasakan setelah selesai mengkonsumsi kopi jantung anda berdebar lebih cepat dari biasanya atau anda cenderung lebih cepat merasa lapar?

Carisoprodol

Efek yang bisa ditimbulkan dari carisoprodol dalam tubuh manusia adalah Halusinasi. Bisa dikatakan carisoprodol adalah bentuk sederhana obat bius, ia memberikan efek relaksasi dan pelemasan otot bagi mereka yang mengkonsumsinya. Di Amerika sendiri, senyawa carisoprodol termasuk kedalam obat yang harus menggunakan resep dokter spesialis.

Kejadian yang menimpa beberapa korban PCC di Kendari, sulawesi selatan merupakan bentuk perlawanan dari tubuh. Dimana setiap sistem saraf dipaksa menerima 3 jenis obat — Pain Relief (penghilang rasa sakit), Stimulan (Pendongkrak Semangat) dan Obat penenang — dalam satu waktu yang bersamaan. Kondisi ini mengakibatkan setiap respon bertabrakan dan bekerja secara tak beraturan. Wajar jika terdapat kejadian dimana salah satu korban yang berteriak kesakitan, kemudian membasuh dirinya dengan air “kubangan” hingga menceburkan diri ke laut yang mengakibatkan kematian.

Bahaya ini yang menghantui anda ketika mengkonsumsi berbagai macam obat dalam satu kemasan. Oleh sebab itu, setiap dokter selalu memberikan obat untuk anda dalam kondisi terpisah dan dalam bentuk dosis tertentu, agar tubuh tidak mengalami malfungsi akibat efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh pasien.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *