5 Profesi Dengan Potensi Gangguan Pernapasan

Dari Semua, 5 Profesi Ini Paling Berpotensi Alami Gangguan Pernapasan, tanpa disadari.

Bekerja adalah melakukan sebuah aktivitas pekerjaan yang dilakukan dalam kondisi sehat sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki oleh seorang individu. Setiap orang memiliki potensi untuk melakukan pekerjaan apapun selama dia sehat. Dengan tubuh yang sehat pula, seseorang bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai target dan mendapat imbalan berupa bayaran yang di idam-idamkan.

Dalam melakukan aktivitas pekerjaan, seseorang memiliki potensi untuk mengalami gangguan kesehatan seiring dengan waktu dan bentuk pekerjaan yang dilakukan. Setiap potensi ini beresiko memunculkan berbagai macam penyakit yang bisa mengganggu kesehatan para pekerja.

Pada kesempatan kali ini, kami hendak membahas pekerjaan yang bisa mengakibatkan gangguan pernapasan. Sebagaimana kita ketahui bahwa udara merupakan komponen penting penentu kehidupan selain makanan dan air, dan ketika ada sesuatu yang mengganggu masuknya udara kedalam tubuh, maka hal ini berpotensi menimbulkan bahaya bagi kelangsungan hidup manusia. Dan dari sekian banyak pekerjaan, kami merangkumkan 5 jenis profesi yang berpotensi mengalami gangguan pernapasan, tanpa disadari.

Baca Juga : Batuk Berdarah, Bisa Jadi Tanda Bahaya Bagi Paru

Pekerja Konstruksi Dan Sipil

Dikarenakan wilayah pekerjaan, para pekerja konstruksi dan teknik sipil memiliki potensi gangguan pernapasan yang tinggi. Seorang pekerja konstruksi biasanya bekerja dengan dikelilingi berbagai macam material seperti semen, pasir dan batu-batuan. Ketika bahan ini memiliki limbah berupa debu yang mampu mengganggu kelancaran pernapasan, jika tidak menggunakan masker atau alat penutup saluran pernapasan.

Selain debu, pekerja ini juga bisa terpapar gypsum, bau gas dari cat dan bahan kimia lain. Ditambah sebagian besar pekerja konstruksi dan sipil di Indonesia merupakan perokok aktif yang sudah pasti paru-parunya terkontaminasi nikotin dan CO2 dari hisapan asap rokok.

Pekerja Pabrik Kain Dan Sepatu

Pada saat pengolahan kain, ada proses yang dikenal sebagai degumming. Tahapan ini dilakukan untuk menghilangkan getah atau pati pada serat kain sehingga serangga tidak akan mengkonsumsi kain yang akan disimpan dalam gudang. Karena bau dari bahan kimia yang digunakan untuk proses degumming ini, bisa mengakibatkan flek pada paru-paru bagi siapapun yang tidak mengenakan pelindung. Sehingga bagi para pekerja di pabrik kain berpotensi mengalami gangguan pernapasan dari paparan gas kimia yang ada diarea kerjanya.

Hal yang sama dialami oleh pekerja di pabrik sepatu, dimana perekat yang biasa digunakan untuk melekatkan sol pada kulit sepatu memiliki aroma yang setara dengan obat penenang. Efek langsung yang bisa dirasakan oleh orang yang sering menghirup gas dari perekat ini adalah tidak bisa melakukan koordinasi otot dengan baik, mata mudah mengantuk dan dada terasa sesak.

Bartender Dan Pengolah Makanan

Seorang bartender berpotensi mengalami gangguan pada pernapasan jika salah melakukan proses “tasting” dari minuman yang ia buat. Alkohol dan anggur memiliki kandungan gas hydrokarbon yang bisa berbahaya bagi siapapun yang menghirupnya secara berlebihan. Hal yang serupa pun bisa dialami oleh mereka yang bekerja di bagian pengolah makanan, dimana banyak bumbu yang bisa mengakibatkan iritasi pada beberapa indra dan saluran pernapasan. Sebut saja bawang merah yang bisa membuat kita menangis dan mengeluarkan lendir setelah menghirupnya.

Perbaikan Elektronik dan Pengolah Sampah

Saat melakukan perbaikan perangkat elektronik, seorang teknisi berpotensi terpapar gas yang ditimbulkan dari rangkaian elektronik yang sedang ia perbaiki. Gas ini muncul bisa dari reaksi elektrolisa komponen atau timah yang terbakar oleh pemanasan solder. Hal serupa juga dialami oleh pengolah sampah elektronik dan sampah di tempat pembuangan akhir.

Pengrajin Kayu dan Seniman

Para pengrajin kayu dan seniman yang menggunakan cat plitur atau varnish juga berpotensi untuk mendapatkan gangguan pernapasan akibat gas yang ditimbulkan. Terpapar gas varnish secara terus menerus bisa berpotensi mengalami sakit bronkitis akut.

Demikianlah lima profesi yang berpotensi mengalami gangguan pernapasan tanpa disadari. Ada baiknya, jika anda termasuk orang-orang yang bekerja pada bidang diatas, untuk selalu mengenakan pelindung pernapasan seperti masker untuk meminimalisir efek jangka panjang yang tentunya berbahaya bagi kesehatan pernapasan anda atau mengkonsumsi makanan yang bisa membantu menjaga kesehatan paru.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *